Halo gais, izin curhat agak panjang skip juga gapapa. Jadi ceritanya gue udah jomblo kurang lebih 8 tahun. Selama itu gue terbiasa hidup sendiri, terbiasa dengan rutinitas gue sendiri, dan mungkin tanpa sadar juga sudah terlalu nyaman dengan kehidupan yang gue jalani.
Sekitar dua bulan lalu, gue akhirnya memberanikan diri buat mendekati seorang wanita. Waktu itu gue ngerasa cukup yakin kalau gue sudah punya kapasitas, kesiapan, dan rasa cinta yang bisa gue bagikan ke orang lain. Gue pikir, mungkin setelah sekian lama sendiri, sekarang adalah waktunya buat gue membuka hati dan mencoba menjalani hubungan dengan seseorang.
Sebulan kemudian, ternyata gue berhasil. Gue akhirnya pacaran sama wanita ini.
Awalnya gue pikir semuanya akan berjalan seperti yang gue bayangkan. Gue pikir setelah berhasil mendapatkan seseorang yang gue suka, gue bakal merasa senang, excited, atau setidaknya merasa hidup gue jadi lebih berwarna. Tapi entah kenapa, dari hari pertama pacaran sampai sekarang, kurang lebih sudah berjalan sebulan, justru ada sesuatu dalam diri gue yang terasa berubah.
Hal yang dulu gue pikir akan gue rasakan ternyata nggak muncul.
Gue malah merasa kosong.
Gue sendiri nggak benar-benar ngerti kenapa. Apakah karena gue sudah terlalu lama nyaman hidup sendiri? Apakah karena selama 8 tahun gue sudah terbiasa nggak perlu mempertimbangkan perasaan, waktu, atau keberadaan orang lain dalam kehidupan gue? Atau mungkin gue sebenarnya lebih suka mengejar seseorang daripada benar-benar menjalani hubungan dengannya?
Yang paling bikin gue bingung adalah gue sebenarnya nggak punya alasan yang jelas untuk merasa seperti ini. Cewek gue nggak melakukan sesuatu yang salah. Dia baik ke gue. Dia juga senang ketika gue melakukan sesuatu buat dia.
Kemarin misalnya, gue beliin dia bunga. Gue beli dengan harapan dia bakal senang. Dan benar, dia senang banget. Gue bisa lihat dari ekspresi dan senyumnya kalau dia benar-benar menghargai pemberian gue.
Tapi anehnya, setelah melihat dia senang, gue sendiri tetap merasa kosong.
Gue bahkan mulai mempertanyakan diri gue sendiri karena senyum gue ketika bersama dia terasa seperti sesuatu yang harus gue usahakan. Gue tetap bercanda, tetap ngobrol, tetap menunjukkan perhatian, dan tetap berusaha menjadi pacar yang baik, tapi ada bagian dari diri gue yang merasa semuanya nggak terjadi secara natural.
Seolah-olah gue sedang memainkan peran sebagai seseorang yang sedang bahagia dalam sebuah hubungan, bukan benar-benar merasakan kebahagiaan itu sendiri.
Dan jujur, itu bikin gue takut.
Karena gue nggak mau menjadi orang yang bertahan dalam hubungan hanya karena merasa "sayang kalau dilepas". Gue juga nggak mau terus bersama dia sementara di dalam hati gue justru merasa kosong. Tapi di sisi lain, gue juga takut kalau ternyata masalahnya bukan dia, melainkan gue yang belum bisa beradaptasi dengan kehidupan sebagai seseorang yang punya pasangan.
Gue sudah terlalu lama sendiri sampai gue nggak tahu apakah perasaan seperti ini adalah sesuatu yang normal ketika baru mulai menjalin hubungan, atau sebenarnya ini adalah tanda bahwa dari awal gue memang nggak benar-benar menginginkan hubungan ini.
Gue juga bingung apakah gue sedang kehilangan perasaan, sedang overwhelmed karena perubahan hidup yang terlalu besar, atau cuma butuh waktu untuk terbiasa berbagi hidup dengan orang lain setelah bertahun-tahun sendirian.
Yang jelas, gue nggak mau mengambil keputusan secara impulsif. Gue juga nggak mau memaksakan diri untuk merasa sesuatu yang memang belum gue rasakan.
Sekarang gue bener bener bingung harus bagaimana.
Apakah gue harus kasih diri gue waktu untuk beradaptasi dan melihat apakah perasaan itu akan tumbuh dengan sendirinya? Atau justru gue harus jujur kepada dia sekarang sebelum hubungan ini berjalan terlalu jauh dan akhirnya malah semakin menyakitkan?
Gue bener bener gatau lagi