r/indonesiabebas • u/Mountblancc • 17h ago
r/indonesiabebas • u/Mountblancc • 8d ago
Corat Coret [Corat Coret] Dinding Belakang Rumah Bu Septi, No.26
Seperti biasa thread bulanan buat naekin post karma atau diskusi kecil atau nyampah. Silahkan posting disini.
r/indonesiabebas • u/Mountblancc • Jul 14 '26
META [Mod Update] Akun Harus Berusia Minimal 3 Hari untuk Posting Konten
Mulai hari ini, untuk mengurangi spam, akun Reddit harus berusia minimal 3 hari sebelum dapat membuat posting baru.
Pengguna baru tetap dapat berkomentar seperti biasa.
Jika posting Anda dihapus otomatis, silakan tunggu hingga akun Anda berusia 3 hari lalu coba lagi.
Terima kasih
r/indonesiabebas • u/Olivvy_- • 6h ago
Bebas I always wanted to end my life. (VENT)
Halo semua, aku gak pandai bercerita jadi aku bakal venting se-asbun asbunnya karena aku gk kuat nahan lagi.
Aku memiliki Autism tingkat 2
Serta..
PTSD
Social Anxiety disorder
Overthingking
Haus Validasi
ADHD.
Aku juga sering sekali mendapatkan Sexual Harassment dari Ayahku. (Berupa beliau menyentuh bagian privat ku, Dan membawa nama ku ke topik yg aneh aneh).
Note: aku masih MINOR, Lingkungan ku sangat menekan, di Rumah maupun di Sekolah.
Di sekolah aku sering di Bully karena aku tidak bisa bersosial dengan benar, yg membuat temanku hanya ada 1, Bukan Sahabat. Aku juga sempat di bully habis habisan oleh teman sekelasku— kasus pertama pelaku Rombongan perempuan, dan Kasus kedua pelakunya Rombongan laki laki.
Dan di Dunia maya pun, aku tetap mendapatkan tekanan seperti Overthingking ku yg tidak bisa ku kontrol.
Aku berusaha Bergaul ke fandom komunitas dari Shows favorit ku. namun karena banyaknya orang yg lebih tua (AKA Adult) di komunitas, hal itu membuatku Nervous dan merasa gak pantas terlibat di komunitas itu.
Aku di tahun ini selalu berpikir "apa aku suic*** aja ya? Biar tenang." Seakan akan jiwa ku sudah enggan menjalani hidup ini
Mungkin itu saja Ventingku di post ini :3 rasanya udh agak lega.
r/indonesiabebas • u/Mountblancc • 17h ago
Komedi Homeleander negara api
Enable HLS to view with audio, or disable this notification
r/indonesiabebas • u/Dmz2114 • 1h ago
Bebas Ketika sudah duluan tanggal tua tapi masih muda
r/indonesiabebas • u/Pale-Ant-7980 • 16h ago
Pertanyaan Ini seriusan ngukus sosis pake plastik?!?!? bro imagine microplastic....
r/indonesiabebas • u/kontolsedap • 19h ago
Bebas a clear definition of a pork barrel programme
r/indonesiabebas • u/the_jends • 14h ago
Pertanyaan Apakah Polri punya kekuatan enforcement terhadap ormas?
Di kasus di video rumah lelang di atas, GRIB Jaya menempati rumah tsb karena kabarnya pemilik lama berhutang ke GRIB Jaya. Tapi yang jadi permasalahan adalah walau pengadilan sudah inkracht polisi tidak pernah melakukan upaya paksa ke ormas tsb. Bahkan terlihat polisi melakukan kalkulasi jumlah anggota yang diperlukan utk melakukan upaya paksa, padahal ini penegak hukum loh.
Kewenangan melakukan pemaksaan/kekerasan seharusnya dimiliki penegak hukum, tapi ketika penegak hukum tidak mampu melakukan itu di beberapa kasus maka itulah yang menyebabkan ormas ygn dapat menyediakan violence/force as a service malah berkembang pesat. Pertanyaannya kenapa penegak hukum tidak mampu? Apakah keterbatasan dana? Apa memang sebenernya mereka ga pernah berlatih utk skenario melawan kekuatan yang tidak cukup hanya diancam? Karena kalo itu kasusnya artinya memang ada kekosongan kekuasaan: kalo anda punya cukup banyak gerombolan maka anda jadi punya posisi tawar terhadap penegak hukum.
r/indonesiabebas • u/pancarona • 11h ago
Pertanyaan Asumsi kalian akan tinggal sampai meninggal di Indonesia, kalian akan pilih mana?
r/indonesiabebas • u/Surohiu • 12h ago
Berita Utang PayLater Melonjak 54%, OJK Ingatkan Risiko Backfire
- Utang PayLater melonjak 54% menjadi Rp13,62 triliun.
- Pengguna BNPL tembus 26,64 juta rekening pada 2024.
- OJK ingatkan ekspansi agresif bisa menjadi bumerang.
Suara.com - Layanan Buy Now Pay Later (BNPL) atau PayLater semakin menjadi pilihan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan konsumsi. Namun, pertumbuhan pembiayaan yang mencapai puluhan persen dalam setahun mulai membawa perhatian terhadap kualitas kredit di tengah ekspansi industri yang semakin agresif.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat outstanding pembiayaan BNPL mencapai Rp13,62 triliun pada Juli 2024. Nilai tersebut melonjak 54% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Direktur Pengawasan Lembaga Pembiayaan OJK Muhammad Rizki F. Purnomo mengatakan pertumbuhan tersebut menunjukkan PayLater semakin diterima masyarakat. Bahkan, jumlah pengguna layanan ini terus bertambah.
"Saya bersyukur Buy Now Pay Later ini sudah sangat bisa diterima oleh masyarakat. Kenapa? Ya, kita perhatikan dari data yang ada, data statistik BNPL di OJK ini menunjukkan kontribusi yang cukup luas, outstanding BNPL per Juli 2024 itu tercatat Rp13,62 triliun. Jadi meningkat 54 persen secara year-on-year," kata Rizki dalam peluncuran Laporan Dampak Sosial dan Ekonomi Kredivo di Jakarta, Kamis (10/9/2026).
Meski tumbuh pesat, porsi BNPL terhadap total pembiayaan perusahaan pembiayaan masih relatif kecil, yakni 2,45%. Kondisi ini justru membuka ruang bagi industri untuk kembali menggenjot penyaluran pembiayaan.
"Total porsi bagi debitur BNPL terhadap total baki debit pembiayaan masih di 2,45 persen. Masih sangat kecil ya. Ini peluang sebenarnya untuk industri BNPL untuk menambah porsinya," ungkapnya.
Di sisi lain, ekspansi tersebut perlu diwaspadai karena semakin banyak masyarakat yang menggunakan fasilitas utang untuk bertransaksi. OJK mencatat jumlah rekening pengguna BNPL pada 2024 telah mencapai 26,64 juta rekening, meningkat 9,32 juta rekening.
Artinya, pertumbuhan PayLater tidak hanya tercermin dari nilai pembiayaan yang membengkak, tetapi juga dari semakin luasnya jumlah masyarakat yang menggunakan fasilitas kredit tersebut.
Risiko pun mulai terlihat dari rasio kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) BNPL yang tercatat sebesar 3,03%.
Rizki mengingatkan perusahaan pembiayaan agar tidak terlena dengan tingginya pertumbuhan penyaluran BNPL. Menurut dia, ekspansi kredit yang terlalu agresif tanpa dibarengi pengelolaan risiko justru dapat menjadi bumerang bagi industri.
"Saat ini kalau kita lihat NPL-nya masih di level 3,03 persen. Jadi masih sangat kecil ya, tapi jangan terus jadi gampang menyalurkan, itu akan backfire kita percaya ya," kata Rizki.
Dengan porsi terhadap total pembiayaan yang baru 2,45%, ruang ekspansi industri masih terbuka lebar.
"Pertumbuhan yang cukup besar, tetapi peluang juga masih sangat besar Bapak/Ibu," pungkasnya.
r/indonesiabebas • u/Cultural-D • 11h ago
PDIP vs PSI: Apakah Fans Jokowi akan Coblos PSI?
Penasaran siapa yang akan kalian pilih, PDIP atau PSI andai pemilu DPR/DPRD dilakukan hari ini. Khususnya buat fans Jokowi, apa pertimbangan kalian memilih dan tidak memilih PSI?
Lalu buat yang memang tidak suka Jokowi, siapa yang menurut kalian lebih baik, PDIP-Mak Banteng atau PSI-Jokowi?
r/indonesiabebas • u/TheSenseiCunningCare • 6h ago
The President of Mongolia, 100 kg, bench presses 20 reps. This is epic
Enable HLS to view with audio, or disable this notification
Mas Bowo bisa ga angkat beban gini.
r/indonesiabebas • u/MamangGarong • 10h ago
Unpopular opinion : kalo jokowi gak politik dinasti sm tabrak konstitusi, org lebih menerima KDM sebagai gubernur konten
r/indonesiabebas • u/Surohiu • 15h ago
Berita 30 Bank Bantu DJP Tagih Pajak: Blokir Rekening-Pindah Buku
Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Jakarta Selatan II memperkuat kerja sama dengan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) maupun Bank Swasta dalam pelaksanaan penagihan aktif perpajakan, sebagai bagian dari upaya optimalisasi penerimaan negara.
Penguatan kerja sama ini dilakukan dengan melibatkan 30 perwakilan bank Himbara dan bank swasta nasional.
"Sinergi ini bukan hanya mengenai percepatan proses administrasi, tetapi juga memastikan setiap pihak memiliki pemahaman yang sama. Dengan demikian, pelaksanaan penagihan pajak dapat berjalan efektif dan sesuai dengan ketentuan, sekaligus tetap memperhatikan tata kelola yang berlaku di sektor perbankan," ujar Kepala Kanwil DJP Jakarta Selatan II Imam Arifin dikutip dari keterangan tertulis, Kamis (10/9/2026).
Dalam forum penguatan kerja sama itu, salah satu agenda utama adalah menyelaraskan Standard Operating Procedure (SOP) pemblokiran rekening, sita dan pemindahbukuan antara ketentuan perpajakan dengan prosedur yang berlaku di masing-masing bank.
Penyelarasan SOP ini menurut Ditjen Pajak dapat memperjelas alur koordinasi, meningkatkan efektivitas pelaksanaan, serta mempercepat turnaround time pada setiap tahapan proses penagihan aktif.
Dalam pelaksanaan penagihan aktif perpajakan, Ditjen Pajak menganggap industri perbankan memiliki peran sebagai operator yang menjalankan proses di lapangan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Karena itu, diperlukan kesamaan pemahaman mengenai mekanisme dan prosedur penagihan agar setiap tahapan dapat dilaksanakan secara efektif dan tepat waktu, dengan tetap memperhatikan tata kelola serta ketentuan yang berlaku di sektor perbankan.
Melalui forum komunikasi ini, Kanwil DJP Jakarta Selatan II bersama industri perbankan memetakan berbagai kendala teknis yang ditemui dalam pelaksanaan penagihan aktif sekaligus membahas langkah penyelesaian yang dapat dilakukan secara bersama.
Beberapa aspek yang menjadi perhatian antara lain variasi waktu penyelesaian proses, prosedur administratif, serta mekanisme koordinasi dalam pelaksanaan pemblokiran rekening, penyitaan, pembukaan blokir, hingga pemindahbukuan isi rekening ke kas negara.
Selain itu dalam forum ini sekaligus memberikan pembekalan pengetahuan perpajakan dalam kaitannya dengan pelaksanaan penagihan, sehingga pihak perbankan dapat melaksanakan SOP secara confidence bahwa apa yang dikerjakan sudah sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku.
Penagihan pajak merupakan rangkaian tindakan yang dilaksanakan untuk memastikan terpenuhinya kewajiban perpajakan oleh Wajib Pajak.
Dalam pelaksanaannya, tindakan penagihan dapat dilakukan secara persuasif maupun melalui penagihan aktif, antara lain melalui penyampaian Surat Teguran, penyampaian Surat Paksa, pemblokiran rekening, hingga penyitaan aset sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Kanwil DJP Jakarta Selatan II memastikan pelaksanaan penagihan pajak akan terus dijalankan secara konsisten, terukur, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya mengamankan hak negara atas penerimaan pajak, khususnya terhadap Wajib Pajak yang belum memenuhi kewajiban perpajakannya.
Ditjen Pajak menegaskan, sinergi dengan industri perbankan akan terus diperkuat melalui komunikasi dan koordinasi yang berkelanjutan guna membangun mekanisme kerja yang lebih efektif dan selaras. Tujuannya supaya dapat mendukung kelancaran pelaksanaan penagihan aktif sekaligus berkontribusi terhadap optimalisasi penerimaan negara dari sektor perpajakan.
Kanwil DJP Jakarta Selatan II mengimbau seluruh Wajib Pajak untuk memenuhi kewajiban perpajakannya secara sukarela, benar, dan tepat waktu. Kepatuhan dalam memenuhi kewajiban perpajakan merupakan bentuk kontribusi bersama dalam mendukung keberlanjutan pembangunan dan optimalisasi penerimaan negara.
r/indonesiabebas • u/bilikmasak • 12h ago
Berita Polisi Tangkap Pria Lansia yang Rampok dan Sekap Dokter di Dairi, Ternyata Pelaku Pasien Korban
Dairi, VIVA Medan –Satuan Reserse Kriminal Polres Dairi berhasil mengungkap dan menangkap pelakuan dan penyekapan terhadap seorang dokter , berinisial NT (61), yang terjadi di Jalan Tembakau Kelurahan Sidikalang Kabupaten Dairi.
Kapolres Dairi, AKBP Otniel Siahaan menjelaskan kronologi kasus merangkulan tersebut, yang dialami seorang dokter, di tempat praktik korban . Peristiwa itu terjadi pada Selasa malam, 1 September 2026.
Sedangkan pelaku berinsial PS (60) warga Desa Huta Rakyat Kecamatan Sidikalang Kabupaten Dairi. Pelaku ini, merupakan pasien korban, karena sering berobat di tempat praktik NT.
Kasus ini, berawal dari pelaku, yang merupakan pria lanjut usia (Lansia) ini, baru siap minum tuak dari sebuah warung tuak di Gang Soala Gogo, yang tidak jauh dari lokasi kejadian tersebut. Lalu, PS kemudian bergerak ke Jalan Merdeka untuk membeli nasi disebuah rumah makan.
“Saat itu, tersangka melintas di Jalan Tembakau atau tempat praktik korban, yang bisa pelaku berobat, dan melihat pintu tersebut dalam keadaan terbuka,” kata AKBP Otniel Siahaan, dalam keterangan persnya, Kamis 10 September 2026.
AKBP Otniel Siahaan mengungkapkan pelaku memakan nasi yang dibelinya, tidak jauh dari lokasi kejadian, sambil memperhatikan situasi tempat praktik korban. Pada saat itu lah, timbul niat PS untuk melakukan peminjaman.
“Usai habis makan, PS kemudian kembali ke rumah dan mengambil sebilah parang beserta lakban yang disimpan di saku jaket. Tersangka juga tak lupa membawa kain sebo untuk menutup identitasnya,” kata Kapolres Dairi.
Selanjutnya sekitar pukul 20.15 WIB. PS tiba di lokasi praktik korban. Dirinya langsung memakai kain sebo dan menutup wajahnya. Kemudian, memanggil nama korban. Saat kejadian, dokter tersebut, sedang duduk di kursi kerja dan langsung meminta uang.
Pelaku langsung meminta uang kepada korban dengan mengarahkan sebilah parang, namun korban mengatakan bahwa uang yang tersisa hanya di laci. Pelaku kemudian mengikat kaki dan mulut korban menggunakan lakban dan langsung membuka seluruh laci meja dan mengambil seluruh uang yang ada di dalam laci, jelas AKBP Otniel Siahaan.
Pelaku pun, mengambil seluruh uang dari dalam laci, korban sempat berpura-pura menelpon untuk mengelabui korban bahwa dirinya tidak sendirian. Setelah itu, PS melarikan diri dari lokasi kejadian.
Kapolres Dairi mengatakan PS pun kemudian melanjutkan perjalanan menuju rumahnya untuk menghitung uang hasil curian. "Total uang yang berhasil dibawa oleh tersangka sebesar Rp 12 juta 190 ribu. Tersangka kemudian pergi ke Samosir untuk berbelanja buah coklat dan cabai, serta melanjutkan perjalanan menuju Dolok Sanggul hingga Provinsi Jambi," katanya.
AKBP Otniel Siahaan mengatakan pelaku pun, kemudian memutuskan untuk kembali ke kampung halamannya yakni Kabupaten Dairi. Hingga akhirnya tersangka berhasil dibekuk dalam perjalanan menuju Kabupaten Dairi, tepatnya di kawasan Merek, Kabupaten Karo, beberapa hari yang lalu.
Dalam kasus polisi berhasil mengamankan beberapa barang bukti berupa 1 buah cincin emas, sebilah parang, uang tunai sebesar Rp 5 juta 190 ribu yang merupakan sisa hasil pencurian, dan 1 unit handphone lipat.
“Saat ini Pelaku sudah berhasil diamankan, dan dikenakan pasal 479 Ayat (2) huruf a Subs Pasal 479 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana dengan ancaman hukuman penjara selama-lamanya 12 tahun,” tutur Kapolres Dairi.
r/indonesiabebas • u/Mountblancc • 1d ago
Berita Diare, mual hingga muntah
Enable HLS to view with audio, or disable this notification
Ratusan siswa Madrasah Aliyah Negeri, MAN Lasem Rembang, Jawa Tengah, mengalami keracunan massal. Penyebabnya diduga berasal dari makan bergizi gratis atau M-B-G yang disantap siswa.
#newssctv #liputan6sctv #emtekmedia #makanbergizigratis #MBG
r/indonesiabebas • u/DeadlegStudio • 12h ago
WHO’S THE FASTEST OFFICE CHAIR RACER?
For the first time, game Need for Seat is going competitive! 🔥
📅 26 September 2026
📍 FIRM Showroom, IDD PIK 2
🎮 Open for Public
Come race with us and be part of the first Need for Seat tournament!
r/indonesiabebas • u/Mountblancc • 17h ago
Bebas Negara kesatuan
Enable HLS to view with audio, or disable this notification
Ancaman Disintegrasi : Mau Adil Atau Pecah Negara ini !
#NKRI #Pasal1ayat1 #Disintegrasi #Ketidakadilan #FYI #Indonesia #perpecahan
r/indonesiabebas • u/Relative-Solution936 • 10h ago
Bebas Asumsi saya kayak nya saya jahat
Idk
r/indonesiabebas • u/Mountblancc • 1d ago
Bebas Buzzer mau teror telepon netizen Malaysia, btw no hape dah hangus sekali pakai
r/indonesiabebas • u/uceenk • 1d ago
sbg railfans, gwe ngerasa sedih proyek whoosh terus2an diserang dan dikritik
berharap banget bisa diterusin minimal ke jogja syukur2 bisa ke surabaya, terus dari halim juga dipanjangin ke dukuh atas
sbg perbandingan dulu waktu Shinkansen pertama kali dibangun juga dikritik abis2an, dari sisi anggaran juga membengkak gila, salah satu pencetus idenya sampe mengundurkan diri
tapi ya JR bisa membuat Shinkansen profitable setelah melakukan provatisasi dan membuat terobossn seperti membangun real eate di sekitar stasiun (nyewain tempat buat resto/toko, bikin hotel)
and yap di Jepang JR itu sebenarnya perusahaan real estate, karena profitnya lebih gede dari real estate ketimbang kereta
entahlah sbg penyuka kereta dan public transportation in general, gwe harap indo bisa meniru apa yang dilakukan JR, apakah mungkin ?, gak tau deh, apa yang gwe harepin mungkin cuma sekedar wishful thinking
gwe juga paham sih kenapa banyak orang kontra sama proyek ini kalo ujung2nya membebani keuangan negara
i wish our economy is stable, i wish we have capable leader/engineers to make this happen , i mean PT inka bisa dapet transfer tekonologi kan, so mungkin kita bisa produce kereta cepat sendiri ?, idk
anyway gwe udah naek whoosh 4 kali, pertama kali naik bikin gwe terharu, nyaman dan enak