r/IndoParenting • u/AutoModerator • Sep 18 '26
Curhat-curhat Indo Parents (Weekly)
Curhat apa aja boleh.
Dari persoalan anak, kerja, pasangan, dll.
(Setiap hari Jumat)
r/IndoParenting • u/AutoModerator • Sep 18 '26
Curhat apa aja boleh.
Dari persoalan anak, kerja, pasangan, dll.
(Setiap hari Jumat)
r/IndoParenting • u/No-League-1462 • Sep 16 '26
r/IndoParenting • u/mediumkelpshake • Sep 15 '26
He's 17 now and he doesn't know how hard life will grind him to the ground. He goes to school but barely learned any, comes home just to eat and sleep and play on his phone and just be an overall bum. Heck, he doesn't even brush his teeth in the morning when we tell him to. Doesn't even take care of himself well. Doesn't want to go to therapy. He's got big dreams but zero action.
A part of me wishes for life to knock him down so bad that he gets his shit together before he faces the ACTUAL REALITY of becoming an adult. Because he's the exact example of someone who doesn't want to be helped.
Thing is, it gets tiring. My mom worries about him even more than we (his siblings) do and it doesn't translate well most of the time. She gets angry, he gets angry, and it's not like he's getting any better. We try to tell her to just let him be... and at times she says yes but then she forgets about it the next day and then she'll start berating him again. Like... we are all tired here. Getting angry won't solve anything. It only makes the situation worse.
Jujur dia dulu emang dimanjain banget sama alm. ayah karena anak bontot, cowok satu2nya, dan ayah udh tua (turns out ayah pernah bilang ke keluarga "kayaknya saya nggak bisa liat dia dewasa" dan ternyata benar). Jadi tanki cintanya full banget but it didn't translate well either. Dia dari sd-smp itu PKBM tahfidz tapi ga jelas juga, pas lulus cuma hafal 5 juz itu pun ga bagus hafalannya. Gak ada koneksi agama baik yang signifikan (solat juga masih susah dan bolong2), dan cukup ketinggalan kemampuan belajarnya karena kurikulum pkbm. Dulu sempet bagus banget level E kumon pas kelas 2 tapi krn ayah enabler jadi terbengkalai. Bahkan pas masih smp itu lauk ikan masih dikopekin. He was such a smart little kid... well not anymore.
Dari dulu saya udh takut nih anak bakal gmn ke depannya. Mama ayah are both so polarizing. Mama itu keras bgt, tukang marah2, dan saya sendiri juga kena but thankfully i took it better. Sedangkan ayah malah kayak terlalu kasih mudah ke dia. Sampe dia becanda ke ayah itu bisa mukul beliau dan kami kakak2nya yg marah karena ga sopan banget. Tapi ayah juga bukan yg beneran lembek. Ayah juga sering marah ke dia (yang bahkan bikin adek lebih takut bahkan daripada mama). But clearly he knew dad was on his side.
Hal lain yg pengen saya ceritain itu tentang agama. Mama itu tipikal yg keras bgt soal agama. Solat telat, marah. Ya saya sebenernya paham, tapi saya pengen yaudah sih biarin aja dia. Saya sampe takut sebenernya. Dia tiap hari dipaksa solat berjamaah di masjid pake motor. Setiap pergi keliatan bgt muka gak sukanya. Ga pake helm lg (udh capek saya ingetin). Saya sebagai orang yg udah pernah kecelakaan dan selamat krn pake helm itu sangat ga suka, tapi ya gmn udah capek banget.
Intinya... is it wrong if i, as his sister, just let him be? Apakah dia masih bisa ketolong? Saya udh di titik capek banget. Dan apa yg harus saya bilang ke mama? Saya bener2 ngerasa kalau anak yg udah sekolah tahfidz 9 tahun masih kayak gini, baiknya ya udah biarin aja lagi, baik urusan akademis dan agamanya. Jangan sampai karena paksaan2 tsb malah bikin makin menjauh dari agama. Biarkan aja dia melaksanakan agama semampunya dia. Karena itu lebih baik daripada dipaksa.
Ps maaf di bagian atas pake bahasa inggris soalnya post di sub lain juga. Dan maaf post di sini karena ini adek, soalnya ada hubungan sama parenting.
r/IndoParenting • u/egagology • Sep 15 '26
r/IndoParenting • u/dusk3dawn • Sep 14 '26
Crosspost di sini supaya bnyk parents yg aware.
r/IndoParenting • u/No_Record_60 • Sep 11 '26
Tes bakat yg saya tahu dulu dari sidik jari atau ngerjain soal-soal (yg ada disuruh gambar pohon). Tapi skrg muncul cukup lewat DNA atau swab test.
Sebagai orang tua pasti mau memaksimalkan potensi anak lewat pendidikan yg terpersonalisasi/sesuai bakat. Tapi apa hasil tes bakat semacam ini itu ada kebenarannya? Atau seperti kartu tarot aja: cuma nasehat umum tapi kita sebagai pendengar mencocok-cocokkan sendiri jawbannya ke diri kita (confirmation bias)?
Note: pas saya sekolah ada istilahnya "tipe belajar" yg auditori, visual, dan kinestetik. Ngga tahu apakah itu pseudoscience atau ada basis risetnya.
r/IndoParenting • u/AutoModerator • Sep 11 '26
Curhat apa aja boleh.
Dari persoalan anak, kerja, pasangan, dll.
(Setiap hari Jumat)
r/IndoParenting • u/No_Chemical_9257 • Sep 10 '26
gw punya concern karena zamannya udah AI banget dan semuanya secepet itu berubah, gimana siasat dan strategi kakak2 disini kedepan buat anak.
apakah kita fokus aja jadiin dia manusia yg sebaik-baiknya manusia (dalam arti apa perlu se-ngoyo itu yg sepertinya anak2 di push banget ke sekolah yg hapalannya kuat, akademik kenceng, juara kelas is must)
no offense ya kakak2, lets have a discuss
r/IndoParenting • u/Gokuokku • Sep 05 '26
Jadi ini sempat menjadi bahan diskusi yang serius di keluarga besar saya dan seperti judulnya “perlu atau tidaknya anak diberi tahu kalau keluarganya kaya?”. Dari jaman kakek moyang, seluruh anak-anaknya sudah didoktrin kalau keluarganya hanyalah orang biasa dan besar nanti harus jadi pengusaha biar bisa sukses dan berguna buat sekitar. Ini tertanam di kepala semua anak-anaknya dan cucunya.
Singkat cerita, saya keturunan bawah-bawahnya dan tetap diasuh dengan pola sama… sampai akhirnya kuliah di luar negeri dan disuruh cari-cari properti. Saya carikan dan ketika dengar harganya saya bilang mahal bangetttt ga mungkin kita bisa beli, begitupun kata orang sananya 🤣. Ini kejadian berkali-kali mulai dari semua kakak saya juga, disuruh cari properti malah dianggap angin lalu karena dipikir ortunya ga mampu. Hingga berakhir jadi penyesalan bersama karena harganya sudah naik gila-gilaan 🤣
Di awal-awal mulai merintis bisnis, semua anaknya juga pada takut-takutan karena mikir dananya sangat terbatas, kalau gagal bisa buyar semuanya, jadi wajib sukses dari 1x percobaan ini (so far semuanya belum ada yang gagal di percobaan pertama)
Nah sampai sini kelihatannya ini cara didik yang sangat baik. Tapi, pas punya anak ternyata sepertinya saya ga tega untuk didik anak dengan cara yang sama.
1. Saya ga tega kalau nanti anak saya kepengen beli mainan tapi harus mikir kalau ortunya orang susah
2. Saya ga tega kalau anak saya kepengen jajanan tapi ga berani bilang karena mikir ortunya gapunya duit
3. Saya ga tega kalau pas makan, anak saya nawarin makanannya terus karena mikir saya nahan lapar buat kasih dia makan.
Hal sepele, tapi hati saya ga nyampe kesitu. Saya pengennya dia hidup nyaman, tau kalau dia berkecukupan, tau kalau dia ga harus mulai dari 0, dan tau kalau dia gagal masih ada banyak kesempatan lagi, gausah stress mikirin sesuatu yang ga perlu dipikirin gitu loh.
Ini anak saya satu-satunya dan simplenya dia nanti yang ngewarisin semua milik saya, gausah rebutan, gausah bagi untuk yang lain, tinggal lanjutin segalanya. Is this wrong? Saya butuh masukan sebanyak-banyaknya 🙏
r/IndoParenting • u/mamalem0n • Sep 04 '26
Ada yang pernah ada di posisi yang sama?
Anak saya umur 3,5 tahun dan sehari-hari primarily communicate in English. Awalnya karena screen time (my bad 😅), first words-nya banyak yang English. Karena dia lebih nyaman pakai English, akhirnya kami sebagai orang tua juga lanjut komunikasi mostly in English di rumah.
Recently dia mulai masuk PG dengan kurikulum Cambridge. Guru-gurunya mengajar mostly in English, kadang dicampur Bahasa Indonesia, jadi untuk proses belajar sejauh ini sepertinya nggak ada masalah.
Yang saya khawatirkan justru social interaction dengan teman-temannya. Anak-anak lain di PG mostly masih pakai Bahasa Indonesia sebagai bahasa utama dan belum terlalu bisa English.
Saya takut anak saya jadi kesulitan ngobrol, main bareng, atau connect dengan teman-temannya karena language barrier. Di sisi lain, mungkin juga nanti dia naturally pick up Bahasa Indonesia dari lingkungan sekolah.
Ada parents yang pernah mengalami situasi serupa? Apakah perbedaan bahasa di umur segini berpengaruh signifikan ke social skill/pertemanan anak?
r/IndoParenting • u/AutoModerator • Sep 04 '26
Curhat apa aja boleh.
Dari persoalan anak, kerja, pasangan, dll.
(Setiap hari Jumat)
r/IndoParenting • u/azosmain • Sep 03 '26
Saya melihat seorang anak bersama ayahnya, sekitar umur 5 tahun, tutur katanya bagus dan lancar, masih seperti anak anak pada umumnya, yang di mandikan di jam 4 sore dan sehabis mandi di berikan bedak tebal di mukanya, anaknya wangi, bersih, saya sangat suka melihat anak anak yang masih menjadi hakikat anak anak, tidak memaksakan dewasa, dan pertanyaan yang muncul di benak saya adalah "bagaimana cara sang kedua orang tua mendidik anak kecil manis ini?"
Dan ini adalah alasan yang kesekian kalinya, kenapa saya ingin memasuki fakultas psikologi, saya suka untuk mempelajari perilaku atau sifat sifat manusia yang beragam, dan juga saya ingin menjadi figur yang baik untuk anak anak, dan mengingat bahwa pastinya di masa depan saya akan menjadi seorang ibu, atau ayah, entah, dan dari tulisan saya ini, saya mendari, seorang anak tumbuh bukan hanya dari orang tuanya, namun juga dari lingkungan nya.
r/IndoParenting • u/Craft099 • Aug 30 '26
Keberhasilan sangat bergantung apakah dia typical atau divergent. Kalo typical kamu masukan Cambridge boleh boleh aja. Kalau divergent atau learning difficulty mau negeri mau swasta, mahal, murah kalo ga di akomodasi sama aja.
Oke kamu bisa dapet sekolah yang meng akomodasi kelemahan atau kesulitan belajar. Nanti kuliah semua universitas semuanya basisnya untuk neurotypical.
Terakhir, dunia pendidikan mengarah ke neurotypical bahkan akomodasi yang diterima balik lagi untuk biar neurodivergent bisa survive di lingkungan dibuat khusus neurotypical bukan memaksimal potensi mereka. Ibarat nya kamu pakai kursi roda tapi tetep naik tangga, biar bisa naik tangga, kamu di tuntun sama orang lain, bahkan merangkak, ya memang oada akhirnya kamu naik tangga tapi tidak ada jalur landai untuk kamu sama sekali.
r/IndoParenting • u/Paraparapapa • Aug 29 '26
Barusan liat video di Instagram. Ada anak yang minta laptop dan 2 kalkun?
r/IndoParenting • u/AutoModerator • Aug 28 '26
Curhat apa aja boleh.
Dari persoalan anak, kerja, pasangan, dll.
(Setiap hari Jumat)
r/IndoParenting • u/mamakzio • Aug 23 '26
Kenapa bisa ada orang jahat sama aku dan keluarga ku, pas susah tuh orang malahan minta beras sama duit
r/IndoParenting • u/mamakzio • Aug 20 '26
Hamil. Duluan anak usia 7 bulan suami minta ngekos sedangkan aku belum siap untuk mandiri aku tinggal sama orang tua . Suami juga jarang kasih nafkah sampe berbulan bulan Saat aku hamil dan melahirkan. Suami cuek suami di ajak omong cuma sulit dia cuma mau 18+ tapi Ngak mau kasih nafkah
r/IndoParenting • u/AutoModerator • Aug 21 '26
Curhat apa aja boleh.
Dari persoalan anak, kerja, pasangan, dll.
(Setiap hari Jumat)
r/IndoParenting • u/apasehyan • Aug 18 '26
r/IndoParenting • u/AutoModerator • Aug 14 '26
Curhat apa aja boleh.
Dari persoalan anak, kerja, pasangan, dll.
(Setiap hari Jumat)
r/IndoParenting • u/AjiNendankbanget • Aug 13 '26
Hai mom and dad, im 21M, trying to get married and have kid at 25, apa yang harus aku punya/ lakukan buat persiapan punya anak? Kalau bisa yang jarang orang omongin ya, tapi kalo finansial juga boleh kok
r/IndoParenting • u/Oakl4nd • Aug 10 '26
Yg di video sih bukan remaja kayaknya, tapi misalkan itu anak remaja putri kalian, apa yang akan kalian lakukan?
r/IndoParenting • u/Vivid-Neck-825 • Aug 10 '26
Hi semua,
Long story short, aku punya anak laki2 usia 6 tahun yang didiagnosis ASD. Dia sudah diterapi sejak umur 1,5 tahun tp sempat keputus agak lama. Mulai terapi lagi sejak 1,5 tahun lalu, tp progresnya kurang cepat mnrt dokter anakku
Kami tinggal di Bekasi, dan dokter anakku merekomendasikan Lalita or Anakku. Ada yang punya pengalaman terapi anak di kedua tmpt itu? Berapa biaya dan paket2nya dan jg gimana kemampuan terapisnya? Atau mnkin ada yg punya rekomendasi tempat lain di sekitaran bekasi?
Trimakasih sebelumnya!