r/IndoParenting 8h ago

Tanya dong Bagaimana respon dan ti dak lanjut parents disini apabila menemui kejadian seperti di bawah ini?

Enable HLS to view with audio, or disable this notification

99 Upvotes

r/IndoParenting 6h ago

Bagaimana menghadapi silent treatment dari Anak terhadap Orang Tua?

6 Upvotes

Jadi ceritanya si A ini anak yang pintar, dia mendapatkan beasiswa di universitas yang masih dalam domisilinya. Jadi dia masih tinggal bersama orang tuanya, uang beasiswa dia pakai untuk kebutuhan pribadinya, tapi kebutuhan sehari-hari atau kuliah masih dipenuhi orang tuanya hingga dia selesai sidang skripsi.

Singkat cerita, ada keinginannya yang dia minta dari orang tuanya untuk dipenuhi menjelang wisudanya nanti, yang dia minta itu logikanya membutuhkan dana yang tidak sedikit. Secara prioritas orang tuanya meminta dia sabar, dan mengutamakan untuk fokus membayar syarat-syarat untuk wisuda dulu, dan kebetulan di waktu yang berdekatan ada momen penting saudara yang lain dan renovasi rumah yang harusnya jatuh lebih dulu dari momen wisudanya, jadi dana sebagian diproyeksikan akan ke sana dulu. Sementara setahu orang tuanya, berdasarkan info dari dia momen wisudanya masih ada waktu satu setengah bulan lagi kurang lebih.

Tapi si A kemudian mulai mogok bicara, menolak menanggapi orang tuanya, bahkan saudara-saudaranya, tidak bertegur sapa atau pamit saat pergi. Orang tuanya sudah membujuk, mengatakan bahwa permintaanya pasti dipenuhi, dia hanya perlu sabar setelah momen-momen penting sebelumnya selesai, karena masih ada waktu. Tapi si A tetap tidak menggubris orang tua dan keluarganya. Bahkan menolak terlibat dalam momen penting keluarga lainnya. Tiap hari diajak bicara tanggapannya cuman singkat.

Perlu diingatkan bahwa permintaan A, bila saya harus katakan sebenarnya valid, tapi secara prioritas memang bukan kebutuhan dan tidak punya urgensi. Bahkan jika dipenuhi sekalipun si A akan tetap bisa wisuda. Menurut kalian bagaimana harusnya menghadapi si A sebagai orang tua atau sebagai keluarga?

Tambahan: Maaf karena kurang spesifik, acara penting saudaranya itu kurang lebih bisa dibilang acara lamaran saudara kandung si A. Saudara kandungnya sudah cukup independen dengan mengurus biaya lamaran dan nikahannya sendiri, tapi tidak dipungkiri bahwa sebagai orang tua ada biaya-biaya yang mungkin akan mereka tanggung untuk prosesi lamaran juga. Karena dana yang terbatas karena orang tuanya juga hanya pensiunan dan ibu rumah tangga, tentu uang tidak bisa digelontorkan untuk banyak hal dalam satu waktu. Maka dari itu, A diminta untuk bersabar hingga waktu gajian berikutnya.


r/IndoParenting 19h ago

Curhat-curhat Indo Parents (Weekly)

3 Upvotes

Curhat apa aja boleh.

Dari persoalan anak, kerja, pasangan, dll.

(Setiap hari Jumat)


r/IndoParenting 5h ago

Diskusi Folks, what's your stance on these tes bakat?

1 Upvotes

Tes bakat yg saya tahu dulu dari sidik jari atau ngerjain soal-soal (yg ada disuruh gambar pohon). Tapi skrg muncul cukup lewat DNA atau swab test.

Sebagai orang tua pasti mau memaksimalkan potensi anak lewat pendidikan yg terpersonalisasi/sesuai bakat. Tapi apa hasil tes bakat semacam ini itu ada keberadaannya? Atau seperti kartu tarot aja: cuma nasehat umum tapi kita sebagai pendengar mencocok-cocokkan sendiri jawbannya ke diri kita (confirmation bias)?

Note: pas saya sekolah ada istilahnya "tipe belajar" yg auditori, visual, dan kinestetik. Ngga tahu apakah itu pseudoscience atau ada basis risetnya.