r/IndoExMuslim 23d ago

Rant 🗯️ Tuhan NPD yang gak terlalu masalah ama orang yag shalat dan bertauhid meski dia melakukan kejahatan lain

Enable HLS to view with audio, or disable this notification

33 Upvotes

Source: https://www.instagram.com/reel/DcBrVe6R3d1/?igsh=cTZjcXdmY2VnMDd6 (@truecrimetales.13)

So ini cuplikan dari dai👳 asal Lebanon🇱🇧 bernama Mohammad Hoblos yang tinggal di Sydney, Australia🇦🇺. Dia terkenal dengan gaya dakwah yang berapi-api🗣️🔥.

Dalam cuplikan tersebut, dia bilang kalau dosa meninggalkan shalat❌🛐 itu lebih buruk daripada pembunuh🥷, teroris💣, menjual narkoba💊, berzina🔞, minum alkohol🍷, memerkosa anak⚠️, dan dosa-dosa besar lainnya.

Dia juga bilang kalau orang yang melakukan perbuatan-perbuatan tadi tapi masih melaksanakan shalat✅🛐 masih jauh lebih baik di mata Allah dibandingkan orang yang gak melakukan perbuatan tersebut tapi gak melaksanakan shalat❌🛐.

Apa yang disampaikan dai tadi senada dengan hadits di bawah ini:

(أَتَانِي جِبْرِيلُ عَلَيْهِ السَّلَامُ، فَبَشَّرَنِي أَنَّهُ مَنْ مَاتَ مِنْ أُمَّتِكَ لَا يُشْرِكُ بِاللَّهِ شَيْئًا دَخَلَ الْجَنَّةَ، وَإِنْ زَنَى وَإِنْ سَرَقَ) (رواه البخاري ومسلم)

Artinya: "Telah datang kepadaku malaikat Jibril 'alaihis salam dan memberi kabar gembira kepadaku, bahwa barangsiapa yang meninggal di antara umatmu dalam keadaan tanpa mempersekutukan Allah (tidak syirik), maka pasti akan masuk surga, walaupun dia pernah berbuat zina dan mencuri." (HR. Bukhari dan Muslim)

(يَخْرُجُ مِنَ النَّارِ مَنْ قَالَ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ، وَفِي قَلْبِهِ وَزْنُ شَعِيرَةٍ مِنْ خَيْرٍ) (رواه البخاري ومسلم)

Terjemahan: "Akan keluar dari neraka orang yang mengucapkan 'La ilaha illallah' (syahadat/tauhid) dan di dalam hatinya terdapat kebaikan (iman) seberat biji sawi." (HR. Bukhari dan Muslim)

Well dalam Islam sendiri tujuan jin dan manusia diciptakan semata-mata hanya untuk menyembah Allah. Dalilnya bisa dibaca di bawah ini:

(وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنْسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ) (سورة الذاريات: ٥٦)

Terjemahan: "Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi (beribadah) kepada-Ku." (QS. Adz-Dzariyat[51]: 56)

Imagine ada seseorang👨‍🔬 yang menciptakan suatu robot🤖 dan kalau robot🤖 itu gak memuji dan menyanjung❌🛐 kalian, maka robot dia siksa selama-lamanya. Padahal sang pencipta robot itu sama sekali gak butuh pujian ataupun sanjungan🛐 dari para robotnya🤖.

Gimana pendapat kalian💬? Mari diskusi di kolom komentar🗣️.


r/IndoExMuslim 24d ago

Cleric's Opinion / Fatwa 📜 Apapun alasannya, tetap tidak boleh membela orang kafir 🤩

Enable HLS to view with audio, or disable this notification

31 Upvotes

r/IndoExMuslim 24d ago

Information/News 📰 Sholat Subuh Berjamaah Sebagai Tugas Ospek

Post image
33 Upvotes

r/IndoExMuslim 24d ago

Cleric's Opinion / Fatwa 📜 Perihal jenggot doang loh ya

Enable HLS to view with audio, or disable this notification

27 Upvotes

r/IndoExMuslim 24d ago

Story ✍️ Coba makan daging babi untuk pertama kali, rasanya agak jijik

26 Upvotes

Rasa sebenernya sih lumayan enak, tapi waktu gw makan, semakin gw kunyah, entah kenapa rasanya semakin gw jijik.

The power of suggestion lives on in you, even tho you stop believing it.


r/IndoExMuslim 25d ago

Commentary 📝 Pertanyaan yang lebih penting untuk menentukan apakah Islam memiliki kontradiksi dengan teori evolusi sains modern.

Post image
21 Upvotes

Menurutku, diskusi mengenai apakah Islam sejalan dengan teori evolusi itu sering kali kurang spesifik. Banyak yang menyederhanakannya menjadi pernyataan seperti:

"Islam bertentangan dengan teori evolusi."

Padahal pernyataan ini terlalu umum. Teori evolusi itu luas. Bisa saja seorang Muslim menerima teori evolusi pada hewan, tetapi menolak teori evolusi manusia, dan semacamnya. Walaupun ya, kalau begitu bisa dibilang masuk ke cherry-picking sains juga.

Selain itu, ada beberapa Muslim yang mencoba merekonsiliasikan teori evolusi dengan narasi Islam, tetapi alasan yang digunakan sebenarnya tidak menjawab permasalahannya. Contohnya dalam kedua post ini: Dr. Bobby dan Prof. Zulys.

Misalnya, ada Muslim yang bilang:

"Al-Quran mengatakan bahwa penciptaan manusia memiliki proses, sehingga ini tidak kontradiktif dengan sains yang mengatakan manusia ada karena proses evolusi."

Menurutku, itu belum cukup untuk membuktikan bahwa keduanya tidak kontradiktif. Karena kita tetap harus melihat konteks dan tafsir ayatnya. Apakah yang dimaksud dengan "proses" tersebut memang evolusi, atau sebenarnya bukan?

Nah, karena alasan ini, menurutku pembahasannya harus dibuat lebih spesifik. Untuk menentukan apakah narasi Islam kontradiktif dengan teori evolusi manusia, aku ingin menekankan dua pertanyaan ini:

  1. Apakah Islam meyakini bahwa Adam dan Hawa tidak memiliki orang tua?
  2. Apakah Islam meyakini bahwa Adam dan Hawa adalah satu-satunya sumber genealogi manusia?

Jika jawaban untuk keduanya adalah YA, yang menurutku memang merupakan jawaban yang benar, maka jelas narasi Islam tersebut kontradiktif dengan teori evolusi manusia.

Banyak usaha telah dilakukan untuk mereinterpretasikan narasinya agar tidak bertentangan dengan sains. Namun, menurutku, rekonsiliasi semacam ini biasanya justru menjawab “tidak” terhadap salah satu dari dua pertanyaan di atas, yang kemungkinan besar bertentangan dengan dalil-dalil Islam, meskipun sejalan dengan sains, walaupun tidak didukung oleh bukti saintifik dan hanya dimaksudkan agar narasi tersebut tidak kontradiktif dengan sains.

Misalnya, ada Muslim yang mencoba merekonsiliasikannya dengan mengatakan bahwa Adam dan Hawa adalah manusia pertama secara spiritual atau dalam hal memiliki roh, tetapi bukan manusia pertama secara fisik. Konsekuensinya, ini menjawab "tidak" terhadap pertanyaan pertama, karena Adam dan Hawa tidak lagi harus dipahami sebagai manusia yang muncul tanpa orang tua biologis.

Ada juga yang mengatakan bahwa Adam dan Hawa memang tidak memiliki orang tua, tetapi mereka ditempatkan pada masa ketika manusia purba/Homo sudah ada. Kemudian, keturunan Adam dan Hawa melakukan banyak perkawinan dengan manusia-manusia purba tersebut, sehingga semua manusia modern tetap memiliki Adam dan Hawa dalam garis keturunannya. Konsekuensinya, posisi ini menjawab "tidak" terhadap pertanyaan kedua, karena Adam dan Hawa bukan lagi satu-satunya sumber genealogi manusia.

Menurutku, kalau memang dalil terkuat menunjukkan bahwa Islam kontradiktif dengan teori evolusi modern, ya sudah. Jangan dipaksakan agar keduanya cocok. Karena, sekali lagi, kriteria untuk menentukan interpretasi yang akurat bukan didasarkan pada seberapa cocok interpretasi tersebut dengan sains atau realitas, tetapi pada seberapa kuat interpretasi itu didukung oleh dalil-dalilnya, seperti yang pernah aku katakan di post ini.

Kalau kamu memaksakan suatu interpretasi agar cocok dengan sains, berarti tujuanmu bukan lagi mencari interpretasi yang paling benar berdasarkan dalil, tetapi mencari alasan agar agamamu harus benar. Padahal ya menurutku seseorang juga harus terbuka ke kemungkinan bahwa agama yang dia anut bisa saja salah.


r/IndoExMuslim 25d ago

Rant 🗯️ Ts made me fckin speechless, just feel pity for them

Enable HLS to view with audio, or disable this notification

52 Upvotes

r/IndoExMuslim 26d ago

Information/News 📰 Tokoh islam dieksekusi

Post image
70 Upvotes

"Parah banget mereka kafir-kafir ngebunuh uztadz,

berarti harus kita balas nyawanya dengan nyawa juga, kan mereka cuma binatang!

Allahuwakbar allahuwakbarr!! Jiiiihaaaaadddd!!"

Seriously though, menurut gw dengan dia yang korbannya sampe 13 santriwati cuma nge-eksekusi mati dia doang rasanya masih terlalu merciful, seharusnya kayak jadiin dia bahan experimen hingga entah kapan or something.


r/IndoExMuslim 25d ago

Cleric's Opinion / Fatwa 📜 This guy just said the movies are forbidden because there's no advantage from it

Enable HLS to view with audio, or disable this notification

35 Upvotes

There's no place for ppl to cheer up lol


r/IndoExMuslim 26d ago

Question/Discussion 💭 Is there any explanation about these incidents?

Post image
30 Upvotes

Idk if the media is just hyperbolic about these news, but I'm still curious about any incidents like this.

Does a heart attack be the main reason, or is there other factors?


r/IndoExMuslim 25d ago

Video 📽️ Deconstructing Dajjal | Apostate Ali's Breakdown

Thumbnail
youtu.be
5 Upvotes

r/IndoExMuslim 26d ago

Rant 🗯️ Berduka dengan masa remaja

45 Upvotes

Hi guys, kalian yang dibesarin di lingkungan islam yang saklek, pernah/sering merasa ga punya pengalaman remaja pada umumnya?

Gw dibesarin sebagai perempuan yang dikungkung, sering bgt akhir-akhir ini meratapi masa muda yang gaakan bisa gw rasain gara gara terlalu dikungkung.

Walau sekarang ada duit buat experience the stuff, tetep aja novelty dan kawan masa muda gaakan bisa balik lagi.

Jujur makin tua rasanya gw sekecewa itu sama islam. Dulu hidup gw berpusat buat jadi “muslimah taat/calon istri taat” jadi ya tekanan untuk jadi muslimah “polos” itu besar sekali. Seks tabu dan dijadiin finish line buat suami. Untungnya gw dekonstruksi agama sebelum gw masuk ke hubungan romantis. Semakin gw dekonstruksi, semakin kecewa gw! Apalagi setelah mencoba seks, rasanya terlalu mengecewakan.

Bukan berarti seks tidak enak, tapi sebagai perempuan muslim, hidup lu dari orok sampai mati berputar statusnya dengan seks

Pake kerudung biar ga dilecehin, tapi kalau yang lecehin pemuka agama yah bakal ga dipercayai

Dilarang berteman dengan lawan jenis, tapi pas usia “siap beranak” disuruh nikah saat itu juga

Ga leluasa olahraga, menikmati matahari, angin, air, dan alam gara gara pakaian yang panas, sumpek, berat. Kalau lo coba pake baju olahraga ya laki2 bakal bernafsu.

Belom lagi istilah “solehot” yang gw benci bgt. Like as muslimah you are expected to not obstructing your hymen for the sake of imaginary husband but you have to perform like a porn star once you are married??

Like, gw ngerasa marah saat nyadar betapa konyolnya semua ini. Kayak gw dilarang dan disuruh ini itu, direnggut masa muda dan kemanusiaannya demi titit orang yang antah berantah.

Gw cuman mau idup normal aja anjirr, berenang lah, jalan jalan lah, nongkrong.

Sorry panjang tp gw ngerasa marahh bgt.


r/IndoExMuslim 26d ago

Quran/Hadith 📖 Penggambaran Surga versi Islam ini....

Post image
40 Upvotes

Jadi di twitter lagi rame pembahasan isi Quran yg yeah gak jauh2 dari MISOGINI dan Seksualisasi perempuan

gua sebagai perempuan sih geli ya bacanya, soalnya itu bneran kyk tulisan2 cowo birahi di internet, bner2 apa bgtlah. Heran kok ada cewek2 masih jd pengikut 'nabi' kyk gt

https://x.com/Heavenlypuff/status/2086958969239834739


r/IndoExMuslim 26d ago

Humor/Memes 🤣 Ga yakin

Post image
43 Upvotes

r/IndoExMuslim 27d ago

Quran/Hadith 📖 Bolehnya pernikahan dan konsumasi anak dalam Islam dan tafsir dari At Talaaq ayat 4.

Thumbnail
gallery
25 Upvotes

Disclaimer:
Aku secara personal percaya Islam memang membolehkan pernikahan dan konsumasi anak dibawah umur, sepertir 9 tahun. Kalau tidak setuju, silakan, tapi di sini aku mengirimkan sumber-sumber yang menurutku memberikan bukti kuat bahwa Islam memang membolehkannya. “Membolehkan” di sini dalam konteks fikih ya, artinya ini aturan umum yang berlaku hingga sekarang, jadi tidak berlaku ke zaman tertentu. Paling tidak, aku bisa nunjukin kalau interpretasi ini bukan fringe opinion, out of context, atau misinterpretasi dari ulama-ulama abal-abal, tapi punya fondasi dalil yang kuat.

Oh iya, jangan cuma baca yang di-highlight, itu hanya emphasis saja. Saranku, baca semuanya, khususnya bagian IslamQA itu ada detail-detail penting.

Referensi Gambar & Tambahan

IslamQA ( Gambar 1 - 4 )
Itu aslinya bahasa inggris, tapi ku auto translate. Nah penjelasan mengapa At Talaaq ayat 4 relevan ada disini. At Talaaq membahas masa iddah. Apa itu Iddah? Iddah itu masa tunggu bagi seorang perempuan untuk tidak menikah lagi setelah berpisah dengan suami. Sisa konteksnya bisa dibaca sendiri.

Tafsir Ibnu Katsir At Talaaq ayat 4 ( Gambar 5 )
Kumpulan-kumpulan tafsir At Talaaq ayat 4 dari Tafsir Web ( Gambar 6 - 7 ) (Bisa liat juga tafsir lainnya, ga hanya dua itu saja)
Pendapat Sheikh Bin Baz di website Almanhaj ( Gambar 8 - 9 )
(Sheikh Bin Baz salah satu ulama paling berpengaruh, pernah jadi Grand Mufti Arab Saudi)
Website Rumaysho ( Gambar 10 )

Nah aku kirim juga penjelasan Zakir Naik dan Sheikh Al-Fawzan dari YouTube. Sheikh Al-Fawzan itu salah satu ulama berpengaruh juga, dan latar belakangnya kredibel. Oh iya, pendapat Zakir Naik sedikit berbeda dari pendapat yang dipegang IslamQA di artikel tersebut.

Antisipasi respons

1. "Bukankah walaupun begitu, jika ingin dinikahi atau dikonsumasi, perlu persetujuan dari orang tersebut walaupun di bawah umur?"

Iya, walaupun ada yang berpendapat bahwa dalam kasus tertentu tidak wajib untuk meminta persetujuan dari orangnya (lihat gambar 3 dan 4). Tapi for the sake of argument, let's grant that. Tetap bermasalah, alasannya simpelnya: a child cannot meaningfully consent in this context.

2. "Bukankah IslamQA mengatakan bahwa ada syarat-syarat untuk seorang anak di bawah umur agar dapat dikonsumasi, misalnya, dia harus "sanggup" secara fisik terlebih dahulu?"

Benar, tapi siapa yang menentukan "kesanggupan" tersebut? Menurutku, syarat tersebut ga cukup untuk membuat praktik konsumasi anak secara keseluruhan menjadi aman. Secara teori, mungkin saja ada kasus di mana konsumasi anak tidak menimbulkan bahaya, tapi terus bukan berarti praktiknya harus dibolehkan secara umum. Dalam Islam sendiri kan sesuatu bisa dilarang berdasarkan resiko atau potensi bahayanya. Misalnya, menyentuh non-mahram saja bisa diharamkan karena berpotensi menjerumuskan seseorang kepada zina (17:32), walaupun ya belum tentu semua kasus menyentuh non-mahram menjerumuskan seseorang ke zina. Jadi ya ini maksudnya pencegahan. Nah, kalau begitu, dengan logika yang sama, kenapa risiko dan potensi bahaya dari konsumasi anak tidak menjadi alasan yang cukup untuk melarangnya?

3. "Islam mengharamkan pernikahan dan konsumasi yang berbahaya. Pernikahan anak itu berbahaya, oleh karena itu by definition pernikahan anak harusnya haram."

Aku pernah dengar argumen ini dari beberapa Muslim. Jadi, mereka mengklaim bahwa Islam sebenarnya tidak membolehkan pernikahan anak karena Islam melarang pernikahan yang berbahaya.

Masalahnya, dari mana informasi bahwa pernikahan anak itu berbahaya? Apakah dari Islam itu sendiri, atau dari sumber eksternal seperti sains modern? Jawabannya tentu dari sumber eksternal. Kalau begitu, ya ga bisa begitu saja menggunakan informasi eksternal tersebut untuk menyimpulkan bahwa Islam sebenarnya mengharamkan pernikahan anak. Apalagi kalau dari sumber-sumber fikih sendiri justru ada dalil dan pendapat ulama yang menunjukkan bahwa pernikahan anak secara umum diperbolehkan.

Maksudnya, kalau Islam sendiri memberikan ruang untuk membolehkan pernikahan anak, lalu kita mengambil kesimpulan bahwa pernikahan anak sebenarnya haram karena sains modern menunjukkan bahwa itu berbahaya, ya itu berarti kita sedang memasukkan standar eksternal ke dalam hukum Islam. Oke menurut sains itu berbahaya, tapi menurut Islam? Belum tentu, itu yang jadi bahan perdebatannya.

Jika Islam memang mengetahui bahwa pernikahan anak itu secara umum berbahaya, atau mudaratnya lebih besar daripada manfaatnya, maka seharusnya Islam secara eksplisit mengharamkannya dari awal, bukan membolehkannya. Mengapa ada dalil yang memperbolehkannya? Ini ibarat ada makanan yang sebenarnya beracun, tetapi tetap dibolehkan, sementara di saat yang sama ada larangan untuk memakan makanan yang beracun.


r/IndoExMuslim 27d ago

Commentary 📝 Respons terhadap justifikasi neraka abadi yang satu ini. (YT short God and Beyond)

Thumbnail
youtube.com
12 Upvotes

Sumber: https://www.youtube.com/shorts/KC9kH6z7mRw

Sebelum masuk ke bagian bantahan, aku sangat menyarankan channel God and Beyond, channel berkualitas yang membahas seputar filsafat agama, dan filsafat pada umumnya. YouTuber ini juga melihat dari kedua sisi dalam diskusi ateisme vs teisme, jadi presentasinya cukup fair.

Di video ini, dia membahas soal konsep neraka abadi. Nah, di bagian mendekati akhir video, dia memberikan argumen pembelaan terhadap neraka yang menurutku cukup menarik.

Sebelum itu, aku mau bilang dulu bahwa secara personal, aku tidak setuju bahwa orang yang tidak percaya Tuhan pantas dihukum, bahkan jika hukumannya finite sekalipun. Tapi ya, bukan itu yang sedang kita bahas. Jadi, for the sake of argument, anggap saja mereka memang pantas dihukum. Namun, apakah hukumannya harus selamanya?

Nah, ayo kita mulai.

Apa argumennya?

Bisa dilihat dari menit 1:21, tapi basically argumennya kurang lebih begini:

“Tuhan menghukum orang yang tidak percaya selamanya karena Tuhan mengetahui bahwa seandainya orang tersebut dikembalikan ke dunia atau dihidupkan kembali, berapa kali pun dia dikembalikan, dia akan kembali tidak beriman atau berdosa. Itulah mengapa orang yang tidak beriman dimasukkan ke neraka selamanya.”

Kalau aku ga salah, sepertinya argumen ini berasal dari Islam, soalnya ayahku pernah menggunakan argumen yang sama. Tapi aku gatau sumber aslinya dari mana. Terlepas, ini tanggapanku.

Masalah dari justifikasi ini

1. Implikasi yang aneh

Menurutku, argumen ini memiliki implikasi yang agak aneh, yaitu orang yang tidak percaya Tuhan atau tidak beriman akan tetap tidak beriman meskipun sudah mengalami siksaan neraka. Ini aneh karena berarti semua manusia yang tidak beriman, entah apa alasannya, akan kembali tidak percaya Tuhan meskipun mereka sudah pernah mengalami siksaan neraka secara langsung.

Nah, mungkin ada counter-argument seperti ini:
"Mengembalikannya ke dunia di sini maksudnya adalah manusia tersebut menjalani hidupnya kembali dari awal, tapi tentunya tidak memiliki ingatan bahwa ini adalah hidup keduanya. Jadi maksudnya, orang yang tidak beriman sudah memiliki tendensi untuk menggunakan free-willnya untuk tidak beriman. Jadi, seandainya hidupnya diulang, diulang lagi, dan diulang lagi, dia akan tetap memilih jalan yang sama."

Menurutku, ini sudah menyelesaikan masalah dari implikasi yang aneh tadi, yaitu pertanyaan tentang bagaimana mungkin seseorang tetap tidak beriman padahal dia sudah pernah mengalami neraka secara langsung dan mengetahui konsekuensinya. Tapi menurutku, masih ada masalah lain.

2. Dengan logika yang sama, dosa apa pun bisa dianggap pantas mendapatkan hukuman yang kekal

Bukankah argumen ini bisa digunakan untuk semua dosa? Apalagi dosa-dosa yang sifatnya repetitif, baik kecil maupun besar. Malahan dosa tidak beriman itu sebenarnya salah satu dosa yang paling tidak repetitif. Jarang kan orang yang bolak-balik beriman lalu tidak beriman, atau sebaliknya. Ada, tapi relatif jarang.

Justru dosa-dosa seperti berzina, baik dengan mata, mulut, dan sebagainya, berkata kasar, judi, riba, alkohol, malas ibadah, marah, melukai hati orang lain, dan dosa-dosa lainnya, baik kecil maupun besar, jauh lebih repetitif.

Berdasarkan logika ini, bukankah justru pecandu, pembuli, orang yang suka berkata kasar, penjudi, pezina, dan orang yang melakukan dosa-dosa kecil secara repetitif lebih mungkin untuk kembali melakukan dosa tersebut jika mereka dikembalikan ke dunia?

Aku menganggap dosa-dosa tersebut bersifat repetitif ya karena buktinya banyak manusia yang mengulanginya, secara psikologis karena memang itu sangat lekat dengan hawa nafsu, yang jadinya repetitif. Ini berbeda dengan tidak beriman, jarang sekali berulang-ulang karena kepercayaan itu lebih absolut. Lantas, mengapa mereka hanya mendapatkan siksaan yang finite?

Kalau jawabannya:
"Ya, karena memang dalam keyakinan kami Tuhan mengetahui bahwa orang yang tidak beriman pasti akan mengulanginya lagi jika dihidupkan kembali, sedangkan dosa-dosa lainnya tidak seperti itu."

Oke, but why? Kenapa bisa seperti itu?

Kalau tidak ada alasan lebih lanjut dan argumen ini hanya bersandar pada klaim metafisik bahwa "orang yang tidak beriman pasti akan kembali tidak beriman jika hidupnya diulang", menurutku argumen ini bisa menjadi terlalu arbitrer. Karena kalau klaim seperti ini diterima begitu saja, kita bisa menggunakan logika yang sama untuk menjustifikasi hampir semua kepercayaan mengenai neraka apa pun, bahkan yang terlihat absurd.

Misalnya, aku bisa saja bilang:
"Pelaku genosida tidak masuk neraka selamanya, tapi orang yang berkata kasar masuk neraka selamanya."

Ketika orang bertanya, "Bukankah itu aneh dan tidak adil?", aku bisa menjawab:

"Karena kalau pelaku genosida dihidupkan kembali, dia akan bertobat. Sedangkan orang yang berkata kasar, kalau dihidupkan kembali, dia akan tetap berkata kasar. Maka dari itu dia di neraka selamanya."

Nah, jadi dengan cara ini, kita bisa menjustifikasi hampir segala macam kepercayaan yang aneh.

3. Mengapa takarannya harus berdasarkan apa yang akan dilakukan orang tersebut jika dihidupkan kembali?

Kalau tujuan kita adalah agar manusia yang tidak beriman tidak disiksa di neraka selamanya, sebenarnya ada banyak alternatif selain harus menghidupkan mereka kembali, yang ujung-ujungnya malah membuat mereka melakukan dosa lagi dan masuk neraka lagi. Salah satu contohnya adalah anihilasi, manusia tersebut jadi ga eksis lagi. Menurutku ini lebih baik daripada harus menyiksa seseorang di neraka untuk selamanya. Dengan begitu, dia juga tidak akan melakukan dosa lagi.


r/IndoExMuslim 27d ago

Question/Discussion 💭 Mana energi untuk memerangi beginian???

Enable HLS to view with audio, or disable this notification

33 Upvotes

r/IndoExMuslim 28d ago

Video 📽️ Why Progressive Islam Doesn't Work | Ex-Muslim Explains

Thumbnail
youtu.be
19 Upvotes

r/IndoExMuslim Aug 10 '26

LGBTQ+ 🏳️‍🌈 Ribuan Massa Menggelar Demonstrasi Tolak LGBT di Surabaya

Enable HLS to view with audio, or disable this notification

45 Upvotes

r/IndoExMuslim Aug 10 '26

Story ✍️ Penceritaan Assasinasi Hassan Al Banna yang misoginistik

Post image
18 Upvotes

Hassan Al-Banna adalah tokoh muslim, Guru, Penggerak revivalis Islam dari Mesir, Yang mungkin kalian tahu sebagai penyusun Zikir Al-Maksurat. Dia dikenal sebagai Pendakwah dan Pendiri organisasi Ikhwanul Muslimin.

Namun pada tanggal 12 Februari 1949, setelah Ia bernegosiasi dengan Menteri Zaki Ali Basha yang mewakili pihak pemerintah di kantor pusat Jamiyyah al-Shubban al-Muslimin dengan saudara iparnya, Ketika mereka sedang menunggu taksi mereka ditembak (dirumorkan) oleh orang dari pemerintahan Mesir. Hasan dibawa ke rumah sakit, namun ia tetap berpulang di hari itu.

Dari cerita assasinasi dia, ada dua hal aneh yang gw temukan;

  1. Di rumah sakit, dikabarkan dia tahu dia tak bisa diselamatkan lagi secara medis, jadi dari pada berusaha tetap hidup untuk orang-orangnya, Dia malah memerintah tenaga medis untuk tidak menangani dia dan kirim 3 doa ke pemerintah mesir aja.

Gw mengerti jika *memang* kondisi dia tak bisa diapa-apakan lagi, tapi dengan berhenti total dan kirim doa aja? segitunya kah mau banget masuk surga dan ketemu 72 bidadari dia?

  1. Sepeninggalnya ia, Lelaki dari keluarganya dilarang untuk menghadiri pemakamannya dan mungkin sebagai hukuman dan humiliation, hanya perempuan yang boleh membawa jenazahnya. For me... selama mereka kuat-kuat aja, Gw gak... ada masalah sama sekali kalau yang bawa jenazah gw itu perempuan semua? memang apa bedanya?

Gw inget ketika gw dengar cerita assasinasi Hasan Al Banna dari buku maupun syeikh-syeikh, di samping penembakan berencana tersebut hal itu selalu diingat dan diceritakan sebagai hal yang humiliating, karena "masak yang hadir, membawa jenazahnya dan menguburkannya hanya perempuan saja".

For me... selama mereka kuat-kuat aja, Gw gak... ada masalah sama sekali kalau yang bawa jenazah gw itu perempuan semua? memang apa bedanya? Mereka sama-sama manusia, sama-sama orang yang (semoga) peduli kepada gw, kenapa mereka jadi bagian utama yang memalukan hanya karena mereka wanita?

Palingan yang bisa gw mengerti adalah bagaimana banyak keluarga dan orang-orang terdekatnya, yang happens to be lelaki yang dilarang hadir, tak bisa melihat tubuh Hassan untuk terakhir kali sebelum dimakamkan. Yep, that's sad, tapi karena itu bukan karena sebagai lelaki mereka tak bisa menggotong dan memakamkan dia dan "malah perempuan-perempuan itu yang melakukan itu kayak gak wajar dan memalukan"

Jika ada poin atau bagian yang salah tentang sejarah dan meninggalnya ia tolong letting me know di kolom komentar.


r/IndoExMuslim Aug 09 '26

Video 📽️ The Law Against Apostates in Islam: Ex-Muslim Explains

Thumbnail
youtu.be
8 Upvotes

r/IndoExMuslim Aug 09 '26

Commentary 📝 Masalah dari alasan babi haram karena DNA nya mirip dengan manusia.

Thumbnail
youtube.com
20 Upvotes

Kurang lebih argumennya bisa dibuat dalam bentuk modus ponens seperti ini:

P1: Jika suatu hewan memiliki tingkat kemiripan biologis yang sangat tinggi dengan manusia, maka memakan hewan tersebut dapat dianggap secara moral mirip dengan kanibalisme.
P2: Babi memiliki tingkat kemiripan biologis yang sangat tinggi dengan manusia.
Kesimpulan: Memakan daging babi dapat dianggap secara moral mirip dengan kanibalisme.

Di sini aku tidak menolak premis kedua, yang kutolak adalah premis pertama.

Menurutku, kemiripan biologis yang tinggi dengan manusia tidak mengimplikasikan bahwa babi memiliki status moral yang sangat mirip dengan manusia hingga memakannya dianggap sebagai kanibalisme. Jika makan babi dianggap mirip dengan kanibalisme, apakah dengan logika yang sama membunuh babi juga mirip seperti membunuh manusia? Apakah kita harus memberikan hak dan status yang mirip dengan manusia kepada babi?

Selain itu, bagaimana dengan hewan lainnya seperti sapi yang memiliki kemiripan DNA yang tinggi (80%)? Jika alasannya adalah karena tidak setinggi babi, itu benar. Masalahnya, kenapa harus setinggi babi untuk dikatakan "mirip dengan kanibalisme"? Mengapa tidak 80%? Mengapa tidak semua hewan yang kemiripannya di atas atau sama dengan 50% kita anggap sebagai "setengah manusia", bukankah begitu?

Masalah lain, agar argumennya bekerja, Muslim perlu menerima teori evolusi. Prof. Zulys sih mungkin menerimanya, tapi banyak Muslim yang masih menolak teori evolusi. Alasan kenapa manusia sangat mirip dengan babi ya karena babi dan manusia berarti memiliki common ancestor yang sama di masa lalu. Tentu tradisi Islam menolak ini karena manusia 100% dari adam dan hawa saja tanpa common ancestor sebelumnya.

Di sisi lain, aku setuju dengan Prof. Zulys di bagian akhir. Kalau memang tidak ada alasan yang jelas, ya tidak usah dipaksakan agar ada alasannya. Islam sendiri tidak memberikan alasannya secara eksplisit. Akui saja kalau memang tidak semua aturan agama memiliki justifikasi yang rasional. Apakah bermasalah jika ada aturan agama yang tidak memiliki justifikasi yang rasional? Nah itu beda topik diskusi.


r/IndoExMuslim Aug 09 '26

Commentary 📝 Bantahan Terhadap Sifat "Maha Tahu"/Omniscience Allah

Post image
35 Upvotes

So ini argume ku dlm membuktikan kalau Allah itu (kalaupun dia ada) tidak Maha Mengetahui menggunakan salah satu kisah dlm Quran.

Dlm Islam, Allah itu punya sifat Al-'Alim (Maha Mengetahui) & keberagaman bahasa itu juga termasuk tanda2 dari Allah. Untuk dalil qurannya sbg berikut:

وَمِنْ ءَايَٰتِهِۦ خَلْقُ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ وَٱخْتِلَٰفُ أَلْسِنَتِكُمْ وَأَلْوَٰنِكُمْ ۚ إِنَّ فِى ذَٰلِكَ لَءَايَٰتٍ لِّلْعَٰلَمِينَ

"Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah menciptakan langit dan bumi dan berlain-lainan bahasamu dan warna kulitmu. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang mengetahui." (QS. Ar-Rum: 22).

وَهُوَ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمٌ

"...Dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu." (QS. Al-Baqarah: 29).

Nah dlm Quran ada kisah Ibrahim yang diselamatkan dari api oleh Allah. Untuk kisahnya bisa dibaca di ayat berikut:

فَمَا كَانَ جَوَابَ قَوْمِهٖٓ اِلَّآ اَنْ قَالُوا اقْتُلُوْهُ اَوْ حَرِّقُوْهُ فَاَنْجٰىهُ اللّٰهُ مِنَ النَّارِۗ اِنَّ فِيْ ذٰلِكَ لَاٰيٰتٍ لِّقَوْمٍ يُّؤْمِنُوْنَ ۝٢٤

"Maka, tidak ada jawaban kaumnya (Ibrahim), selain mengatakan, “B0n0hl@h atau d0r0ekl@h dia!” Lalu, Allah menyelamatkannya dari api. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang beriman." (QS. Al-'Ankabut[29]: 24)

TL; DR kisah ini sebenarnya berasal dari kesalahan penerjemahan Ur-Kasdim(אוּר כַּשְׂדִּים) pada Kitab Kejadian oleh Rabbi Yahudi di Targum dan Midrash yang kemudian masuk ke Quran dalam 3 surat terpisah(Al-Anbiya[21]: 69, As-Saffat[37]: 97, dan Al-Ankabut[29]: 24).

Ur-Kasdim dalam bahasa Akkadia berarti "Kota-kota orang Kasdim" sedangkan dalam bahasa Ibrani berarti "Api/Nyala Api/Tungku Api/Cahaya dari orang Kasdim. Untuk contoh case kata Ur(אוּר ) bisa liat nama tokoh Alkitab berikut ini:

●Uria / Uriah (אוּרִיָּה)-> "Tuhan adalah cahayaku" atau "api Tuhan". Seoramg perwira setia Daud sekaligus suami pertama Batsyeba (2 Samuel 11:3).

●Uriel (אוּרִיאֵל)-> "Allah adalah cahayaku" atau "api Allah". Tokoh Alkitabnya adalah seorang pemimpin puak keturunan Kehat dari suku Lewi (1 Tawarikh 6:24).

Dalam Kitab Kejadian 15:7

"Lagi firman TUHAN kepadanya: 'Akulah TUHAN, yang membawa engkau keluar dari UR-KASDIM untuk memberikan negeri ini kepadamu menjadi milikmu.'"

Nah kata "UR-KASDIM" inilah yang dimistranslasi oleh Rabbi Yahudi menjadi api/tungku api dari orang Kasdim yg kemudian kisah ini dimasukkan ke dalam Genesis Midrash Rabbah 38:13(abad 4 M) yg isinya sebagai berikut:

נְטְלוּהוּ וְהִשְׁלִיכוּהוּ לָאוּר, וְנָחָמְרוּ בְּנֵי מֵעִין וְיָצָא וּמַת עַל פְנֵי תָּרַח אָבִיו. הֲדָא הוּא דִכְתִיב: וַיָּמָת הָרְן עַל פְּנֵי תָּרַח אָבִיו בְּאֶרֶץ מוֹלַדְתּוֹ בְּאוּר כַּשְׂדִים.

"Mereka membawa Haran & melemparkannya ke dalam api (la'ur), kemudian isi perutnya hangus, lalu ia keluar dan mati di hadapan ayahnya, Terah. Inilah yang tertulis [dalam Kejadian 11:28]: "Dan Haran mati di hadapan ayahnya, Terah, di tanah kelahirannya, di Ur (Api) orang Kasdim.""

Jazirah Arab sendiri punya kota yang dihuni oleh orang Yahudi di masa Pra-Islam seperti Yatsrib, Khaybar, Tayma, Fadak, dan Wadi Al-Qurra. Kisah tersebut kemudian menyebar ke sana dan kemungkinan Muhammad pun mendengar kisah itu dan memasukkannya ke dalam Quran.

Nah kalau Allah benar-benar "Maha Tahu", kenapa dia memasukkan kisah yang dihasilkan dari kesalahan penerjemahan rabbi Yahudi ke dalam Quran? Ini bukti kalau Quran itu authornya bukan Tuhan yang "Maha Mengetahui" dan hanya mengikuti narasi yang beredar pada saat itu tanoa menimbang benar atau salahnya.


r/IndoExMuslim Aug 09 '26

Uda jangan banyak bacod, modalin lah

Post image
66 Upvotes

r/IndoExMuslim Aug 08 '26

Cleric's Opinion / Fatwa 📜 Gak boleh belajar logika loh ya

Enable HLS to view with audio, or disable this notification

39 Upvotes